Dwisetiati's Blog

Just another WordPress.com site

Ayat Kursi, Arti dan Manfaat/Keutamaannya

pada Desember 20, 2010

Ayat Kursi, Arti dan Manfaat/Keutamaannya

 

Bacaan sesuai terjemahan biasa dari huruf arab ke huruf latin :

ALLAHU LAA ILAAHA ILLA HUWAL HAYYUL QAYYUMU. LAA TA’KHUDZUHUU SINATUW WA LAA NAUUM. LAHUU MAA FISSAMAAWAATI WA MAA FIL ARDHI. MAN DZAL LADZII YASFA’U ‘INDAHUU ILLAA BI IDZNIHI. YA’LAMU MAA BAINA AIDIIHIM WA MAA KHALFAHUM. WA LAA YUHITHUUNA BI SYAI-IN MIN ‘ILMIHII ILLAA BI MAASYAA-A. WASI’A KURSIYYUHUSSAMAAWAATI WAL ARDHA. WA LAA YA-UDHUU HIFZHUHUMAA WAHUWAL ‘ALIYYUL AZHIIM.

 

Artinya :

Allah tidak ada Tuhan melainkan Dia yang Maha Kekal lagi terus menerus mengurus makhlukNya, tidak mengantuk dan tidak tidur KepunyaanNya apa yang di langit dan di bumi. Siapakah yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izinNya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang meraka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendakiNya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi, Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar. (QS : Al-Baqarah : 255)

 

Mafhum ayat :

Allah, tidak ada yang benar di sembah hanya Dia yang Hidup dan Maha Kaya, tidak pernah di timpa mengantuk dan tidak pernah tidur, bagi-Nya sesuatu yang ada di langit dan di bumi tidak ada yang boleh memberi syafaat kecuali dengan izin-Nya. Ia Maha Mengetahui segala apa yang terjadi dihadapan mereka dan dibelakang mereka. Tidaklah mereka meliputi ilmunya sedikit jua kecuali yang dikehendaki-Nya. Lebih luas kerusinya dari langit dan bumi. Tidak susah bagi-Nya memelihara keduanya. Ia Maha Tinggi dan Maha Besar.

 

Penjelasan:

Ayat Kursi diturunkan pada suatu malam selepas hijrah. Menurut riwayat, ketika ayat kursi diturukan disertai dengan beribu-beribu malaikat sebagai penghantarnya, karena kebesaran dan kemuliannya.

 

Syaitan dan iblis menjadi gempar karena adanya suatu alamat yang menjadi perintah dalam perjuangan-Nya. Rasulullah SAW segera memerinta kepada penulis Al-Qur’an yaitu Zaid bin Thabit agar segera menulisnya dan menyebarkannya.

 

Ada terdapat 95 buah hadist yang menjelaskan fazilat ayat kursi sebabnya ayat ini disebut ayat kursi karena di dalam-Nya terdapat perkataan KURSI, artinya tempet duduk yang megah lagi yang mempunyai martabat.

 

Perlu diingat bukan yang dimaksudkan dengan KURSI ini tempat duduk tuhan, tetapi adalah KURSI itu syiar atas kebesaran Tuhan.

 

Keutamaan, kegunaan, manfaat, syafaat, keajaiban, keistimewaan dari ayat kursi surat al-baqoroh ayat 255 antara lain adalah :

  • Siapa yang membaca ayat kursi dengan istikamah setiap kali selesai sembahyang fardu, setiap pagi dan petang, setiap kali masuk ke rumah atau ke pasar, setiap kali masuk ke tempet tidur dan musafir, insya Allah akan diamankan dari godaan Syaitan dan kejahatan raja-raja (pemerintah) yang kejam, diselamatkan dari kejahatan manusia dan kejahatan binatang yang memudharatka. Terpelihara dirinya dan keluarganya, anak-anaknya, hartanya, rumahnya dari kecurian, kebakaran, dan kekaraman.

 

  • Terdapat keterangan dalam kitab Assarul Mufidah, barang siapa yang mengamalkan membaca ayat kursi, setiap kali membaca sebanyak 18 kali, insya Allah ia akan hidup berjiwa tauhid, dibukakan dada dengan berbagai hitmat, dimudahkan rezekinya, dinaikan martabatnya, diberikan kepadanya pengaruh sehingga orang selalu segan kepadanya, dipelihara dari segala bencana dengan izin Allah SWT.

 

  • Syeikh Abu ‘Abas albunni menerangkan: “Sesiapa membaca ayat kursi sebanyak hitungan kata-katanya (50 kali), di tiupkan pada air hujan kemudian diminumnya, maka inya Allah tuhan mencerdaskan akalnya dan memudahkan faham pada pelajaran yang dipelajari.

 

  • Barang siapa yang membaca ayat kursi ketika hendak tidur, maka Allah mewakilkan dua malaikat yang menjaga selama tidurnya sampai pagi. Demikian sabda Nabi Muhammad saw dari Abi Qutadah.

 

  • Terdapat didalam kitab Itqan, bahwa siapa yang membaca empat ayat pada pemulaan suratul Baqarah dan Ayat Kursi ditambah dua ayat setelah ayat kursi kemudian ditutup dengan tiga ayat pada terakhir suratu Baqarah, maka dia dan keluarganya tidak didekati syaitan, dan jika dibacakan pada orang gila, niscaya akan sembuh, dengan izin Allah SWT.

 

  • Dapat mendatangkan hajat bila dibaca 100 kali pada waktu tengah malam setelah melakukan shalat sunat hajat.

 

  • Dapat mengusir, menghilangkan dan menghindar dari gangguan jin, syetan/setan, makhluk ghoib, makhluk halus dan sebangsanya serta gannguan dari orang-orang zhalim.

 

  • Terdapat keterangan didalam kitab Darrumantsur: Yang melafadhal dia diantara sunah-sunah di dalam Al Qur’an adalah seratul Albaqarah dan yang terbesar diantara ayat-ayat dalam surat Al-Baqarah ialah Ayat Kursi. Sesunggunya syaitan melarikan diri dari rumah yang di dalamnya dibacakan Surat Al-Baqarah.
About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: